300 Paket Sudah Masuk SIRUP

Senin, 07 Jan 2019 | 22:49 WIB - Berita
Gubernur Banten Wahidin Halim
dibaca normal 1 hari yang lalu

SERANG – Sekitar 300 paket pengadaan barang dan jasa sudah tayang di sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) 2019. Paket tersebut selanjutnya akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dilelang secara elektronik.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Mahdani mengatakan, kebijakan lelang di awal tahun sudah dijalankan. Bahkan beberapa lelang untuk makan minum rumah sakit dan jasa kebersihan sudah rampung. Kini 300 paket pengadaan barang dan jasa pun sudah masuk daftar   SIRUP untuk dilelangkan.

“(Paket) yang sudah masuk, yang saya laporkan ke pimpinan itu baru masuk 50 persen. Kita setiap tahun rata-rata lewat ULP (Unit Layanan Pengadaan) itu 650 paket kurang lebih. Yang baru masuk list melalui ULP itu baru 300 paketan,” ujarnya usai rapat pimpinan di Kantor Badan Perencaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (7/1/2018).

Ia menuturkan, sekitar 300 paket tersebut berasal dari 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebagian besar berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). “Ini kan ambil dari yang sudah masuk dulu, artinya yang sudah didaftar. Kebiasaannya kita hampir (total nilai yang dilelangkan) Rp 1,5 triliun setiap tahun,” katanya.

Diungkapkannya, 300 paket tersebut tak seluruhnya akan dilelang melalui ULP. Paket yang dilelang melalui ULP hanya yang melewati batas minimal lelang. Lelang konsultan yang memalui ULP adalah yang memiliki nilai di atas Rp 100 juta. Sedangkan proyek fisik yang memiliki nilai di atas Rp 200 juta.

“Kemudian ada juga yang lelang melalui pejabat pengadaan lewat dinas, itu namanya PL (penunjukan langsung). Ada yang lewat elektronik, langsung pemasanan (e-katalog),” ungkapnya.

Mahdani memastikan, pihaknya akan betul-betul menjalankan setiap proses tahapan lelang secara seksama. Dia ingin memastikan tahapan itu benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Di dinas itu kan ada dua anggaran, BTL (belanja tidak langsuang) dan BL (belanja langsung). Yang BL itu harus balance (seimbang-red) dengan di SIRUP,” tuturnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim menekankan, agar OPD untuk bisa segera melaksanakan lelang. Dia  menargetkan seluruh paket pengadaan barang dan jasa sudah bisa dilelangkan pada Februari. “Menekankan lelang harus segera dimulai jangan terlambat. Januari-Februari harus sudah segera (dilelang),” tegas mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
SKPD Diharapkan Melakukan Pelaksanaan Anggaran Dengan Tepat
Target Biaya Sekolah SMA/SMK Gratis, Pemprov Siapkan Bosda Rp 400 Miliar
Top