Banten Lama Bakal Dilengkapi Home Stay

Jumat, 12 Apr 2019 | 10:46 WIB - Berita
Gubernur Banten Wahidin Halim
dibaca normal 1 hari yang lalu

SERANG – Pemprov Banten berencana membangun home stay atau rumah singgah di kawasan Banten Lama. Fasilitas bagi para peziarah tersebut bakal menggunakan rumah milik warga sekitar dengan sistem kerja sama bagi hasil.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pihaknya ingin menjadikan Banten Lama senyaman mungkin untuk didatangi. Selain revitalisasi, pemprov juga akan mengoptimalkan fasilitas pendukung lainnya. Salah satu yang kini sedang dicanangkan adalah pembuatan rumah singgah.

“Nanti kita kerjasama itu, ada usaha di bidang home stay yang gabung sama Ibis (salah satu jaringan hotel ternama-red),” ujarnya, Jumat (12/4).

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menuturkan, pembangunan rumah singgah dimaksudkan untuk membangkitkan ekonomi warga sekitar Banten Lama. Inisiasi itu dilontarkan setelah melihat adanya peluang dengan melihat jumlah peziarah yang banyak berdatangan dari luar Banten.
 
Untuk usaha tersebut, pemprov akan menggandeng warga sekitar Bantem Lama. Home stay nantinya akan menggunakan rumah atau kamar milik warga menggunakan sistem bagi hasil.

“Iya dia (Ibis-red) bangun kerjasama dengan masyarakat. Jadi biar saja masyarakat dengan kondisi begitu, tapi mungkin ruangannya kita perbaiki, kita kan punya program rutilahu (rumah tidak layak huni). Kalau orang berdua kan satu orang (penyewa bisa bayar) Rp 100.000, dua orang Rp 200.000. Paling tidak bisa secara ekonomi meningkat,” katanya.

Rencana tersebut, kata dia, sudah mulai digarap tahun ini dengan melakukan pendataan. Selain itu pemprov sedang berupaya membenahi sanitasi di kawasan Banten Lama dengan berencana membangun terminal air.

“Sekarang kita data dulu, sertifikasinya, tanahnya apakah sudah bersitifkasi. Nanti kalau sudah jadi (revitalisasi rampung-red), kawasan harus ada PDAM (perusahaan daerah air minum) di situ. Akan ada terminal air yang bisa kita simpan airnya di sana,” ungkap mantan Kepala Dinas Kebersihan Kabupaten Tangerang ini.  

Untuk menambah daya pikat agar masyarakat luar Banten datang ke sana, pemprov pun telah merancang pembangunan sejumlah fasilitas lainnya.

“Kita tidak hanya membangun lingkungan masjid tapi kita juga membangun budaya, membangun ekonomi, membangun sosialnya. Makanya di beberapa titik nanti ada pusat kajian kitab, kitab Syekh Nawawi, ada rumah tahfid sampai ada rumah debus,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, pembenahan juga akan menyentuh pada pengaturan parkir kendaraan bagi peziarah. Pihaknya akan mengatur sistem perparkiran agar memudahkan peziarah mengakses kawasan. “Senin depan kita akan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal parkir,” ujarnya.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
SKPD Diharapkan Melakukan Pelaksanaan Anggaran Dengan Tepat
Target Biaya Sekolah SMA/SMK Gratis, Pemprov Siapkan Bosda Rp 400 Miliar
Top