DPRD Apresiasi Inovasi Gubernur Banten

Kamis, 10 Okt 2019 | 12:10 WIB - Berita
Rapat paripurna DPRD Banten dengan agenda pemandangan umum fraksi di Sekretariat DPRD Banten, Kamis (10/10/2019).
dibaca normal 1 hari yang lalu

SERANG - DPRD Provinsi Banten mengapresiasi kinerja Gubernur Banten Wahidin Halim atas peningkatan pendapatan daerah. Hal itu mengacu dari diraihnya penghargaan Indonesia Award kategori kreativitas inovasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Seperti diketahui, pemberian penghargaan dilaksanakan pada Kamis (3/10) yang disiarkan secara langsung dari Studio INews TV, Jakarta.

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Banten Agus Supriyatna mengatakan, fraksinya memberikan apresiasi kepada gubernur. Kinerja dalam peningkatan PAD telah mendapat pengakuan yang ditandai dengan diterimanya penghargaan.

"Selamat memeroleh Indonesia Award inovasi peningkatan PAD," ujarnya dalam rapat paripurna DPRD Banten dengan agenda pemandangan umum fraksi di Sekretariat DPRD Banten, Kamis (10/10).

Selanjutnya, dia berpesan agar pendapatan daerah tersebut bisa diformulasikan dalam pengalokasian APBD untuk kepentingan masyarakat. "APBD menjadi stimulus masyarakat, APBD yang berpihak pada rakyat," katanya.

Senada disampaikan juru bicara Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten, A Cut Mutia Ahmad M. Selain mengapresiasi, pihaknya juga berharap Pemprov Banten bisa terus menggali potensi pendapatan daerah lainnya yang belum optimal.

"Meski demikian kami mengharapkan bisa lebih digali lagi pendapatan daerah dari sumber-sumber lainnya," tuturnya.

Untuk diketahui, APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2020 diproyeksikan berapada pada angka Rp13,03 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2019 yang berada pada angka Rp12,15 triliun atau naik hampir Rp1 triliun.

Pendapatan daerah pada tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp12,42 triliun. Itu meliputi meliputi PAD sebesar Rp7,93 triliun, dana perimbangan sebesar Rp4,49 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 6,20 miliar.

Target pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar 5,04 persen atau sebesar Rp596,66 miliar dibandingkan dengan total pendapatan tahun anggaran 2019 sebesar Rp 10,36 triliun. Peningkatan pendapatan daerah secara dominan disumbang dari PAD yang bersumber dari pajak daerah sebesar 8 persen atau sebesar Rp557,41 miliar.

Dari nilai pendapatan daerah tersebut, postur APBD 2020, terdapat terdapat defisit anggaran sebesar Rp605,02 miliar. Defisit tersebut ditutup dengan pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) tahun anggaran 2019.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Top