Lelang Barjas APBD 2020 Dibuka Desember 2019

Senin, 04 Nov 2019 | 09:11 WIB - Berita
Ilustrasi.
dibaca normal 1 hari yang lalu

SERANG – Pemprov Banten akan memulai proses lelang pengadaan barang dan jasa (barjas) tahun anggaran 2020 pada Desember tahun ini. Pembukaan lelang lebih awal dilakukan agar pengerjaan proyek bisa selesai lebih cepat.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten, Mahdani mengatakan, meski waktu efektif tahun anggaan 2019 belum berakhir namun kini pihaknya sudah berencana memulai lelang barang dan jasa untuk 2020. Memulai proses lelang lebih cepat itu merupakan instruksi langsung dari Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Kita lagi merencanakan persiapan di 2020 Karena Pak Gubernur kan minta lelang Desember. Kalau sudah kesepakatan dengan dewan sudah bisa lelang,” ujarnya, Minggu (3/11/2019).

Dijelaskannya, meski saat ini APBD 2020 masih dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD, akan tetapi secara aturan lelang tetap bisa dilakukan. Dengan demikian, pihaknya berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa turut melakukan persiapan.

“Inikan (APBD 2020-red) bahas dulu di TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dan Banggar. Jadi enggak nunggu ditetapkan di APBD dulu, boleh kok itu. Cuma saya minta review-nya lebih awal, karena kita mau lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan) baru review,” katanya.

Lebih lanjut dipaparkan Mahdani, secara umum aturan lelang masih sama dengan yang diberlakukan tahun ini. Untuk nominal misalnya, jasa konsultan dengan nilai Rp100 juta ke atas harus dilelang. Pun demikian dengan lelang umum yang wajib dilelang dengan nilai Rp200 juta ke atas.

“Sebelum mereka mengajukan lelang ke kita kan harus masuk ke SIRUP (sistem informasi rencana umum pengadaan) dulu. Nanti dia dapat barcode kaya belanja, barcode SIRUP itu yang dibawa ke ULP. Kita ingin lelang lebih cepat agar proses penyelesaian pengerhaan bisa lebih cepat juga,” tuturnya.

Kepala Sub Bagian Pengadaan Barang dan Jasa ULP Provinsi Banten Saeful Bahri Maemun mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah menutup pengajuan lelang konstruksi yang bersumber dari tahun anggaran 2019.

"Sebenarnya terhitung tanggal 2 (Oktober) kemarin, kita sudah tidak lagi melayani permohonan lelang kontruksi lagi. Lelang kontruksi itu bisa menghabiskan waktu sampai 35 hari. Itu kalau normal, belum seandainya ada sanggahan selama proses lelang," ujarnya.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Top