Pemprov Banten Kembali Gulirkan Dana Ponpes

Selasa, 01 Okt 2019 | 08:00 WIB - Berita
Ilustrasi santri.
dibaca normal 2 jam yang lalu

SERANG – Pemprov Banten bakal kembali menggulirkan program bantuan dana pondok pesantren (ponpes) pada tahun anggaran 2020. Kini, pemprov pun mulai melakukan persiapan agar program tersebut bisa benar-benar terlaksana.

Seperti diketahui, program dana ponpes mulai digulirkan oleh Pemprov Banten sejak 2018. Bantuan tersebut disalurkan ke 3.122 ponpes di delapan kabupaten/kota di Banten. Masing-masing ponpes mendapat Rp20 juta dengan total anggaran yang dialokasikan senilai Rp66,2 miliar. Pemprov menunjuk Forum silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) untuk mendistribusikan dan merumuskan peruntukan bantuan tersebut.

Pada tahun anggaran 2019, bantuan serupa juga kembali dianggarkan. Bahkan, nilainya dinaikan menjadi Rp30 juta per ponpes dan jumlah penerima yang turut bertambah. Akan tetapi, program tersebut belum bisa direalisasikan karena terbentur dengan aturan tentang dana hibah.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pihaknya selalu mengupayakan agar dana ponpes bisa dialokasikan pada tahun anggaran 2020. Tetapi, pihaknya juga masih memertimbangkannya mengingat ada perubahan sejumlah aturan main terkait hal tersebut.

“Lagi dipertimbangkan karena memang ada perubahan nomenklatur, ada perubahan ketentuan. Mungkin kemarin kita keterlambatan dalam memasukan SIMRAL (sistem informasi manajemen perencanaan, penganggaran dan pelaporan),” ujarnya, Selasa (1/10).

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menjelaskan, lantaran harus melakukan persiapan atas perubahan aturan, maka kemungkinan dana ponpes belum bisa diakomodasi pada APBD Murni 2020.

“Jadi mungkin kita geser ke perubahan anggaran (APBD 2020-red). (Untuk metode penyaluran) nanti kita lagi kaji. Apakah bentuk hibah langsung kepada para pimpinan ponpes, tapi arahnya kepada pimpinan ponpes,” ungkapnya.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Banten, Mahdani mengatakan, saat ini pihaknya masih membaca peluang dana ponpes dimasukan di APBD Murni 2020. Pemprov juga sudah membenahi data ponpes di Banten yang kemungkinan besar ada perubahan dibanding data penerima awal.

“Sedang dipersiapkan, diusulkan di murni ini. (Jumlah penerima pakai) data baru. (Kemungkinan bisa dianggarkan) karena sudah berselang, tidak berturut-turut lagi. Kita bahas dulu, kan ini menunggu alat kelengkapan DPRD. Baru kemarin (terbentuk) karena dia harus ada Banggar (Badan Anggaran)-nya, komisi-komisi dan seterusnya,” ujarnya. (K4)

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Top