Pemprov Banten Optimalisasi Pendapatan Retribusi

Rabu, 11 Sept 2019 | 12:42 WIB - Berita
dibaca normal 2 hari yang lalu

SERANG – Pemprov Banten terus mendorong agar capaian realisasi pendapatan daerah dari retribusi bisa optimal. Salah satunya adalah dengan menggali potensi-potensi retribusi di 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, capaian realisasi retribusi saat ini baru mencapai 43 persen atau Rp18,5 miliar. Pendapatan daerah saat ini masih didominasi oleh pajak daerah, terutama pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). “(Realisasi) retribusi 43 persen, kalau pajak daerah sudah 65 persen,” ujarnya, Selasa (10/9).

Ia menuturkan, agar capaian retribusi daerah bisa optimal, pihaknya terus memberikan dorongan kepada 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasilnya. Rinciannya, Badan Penghubung, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pertanian (Distan). Lalu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Bapenda selaku koordinator. 

“Ada beberapa OPD yang sudah mencapai target bahkan melebihi. Namun, ada juga yang masih dalam proses. Itu yang kita dorong,” katanya. 

Dorongan yang diberikan, kata dia, lebih kepada agar OPD penghasil bisa lebih peka dalam menggali potensi retribusi. Sebab, retribusi adalah pemasukan ke daerah berdasarkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. 

“Retribusi tidak bisa dipaksakan tapi potensinya bisa digali. Penggalian potensi yang kami lakukan saat ini adalah membantu mendata potensi seperti persil atau akses masuk dan baliho serta reklame yang mungkin belum terdata. Khususnya pada wilayah jalan kewenangan Provinsi Banten sepanjang 762,02 kilometer,” tuturnya. 

Kepala Dishub Provinsi Banten Tri Nurtopo mengaku, realisasi retribusi yang dikelola pihaknya saat ini sudah melampaui target yaitu mencapai 106 persen dari nominal yang ditargetkan Rp196 juta. Adapun retribusi yang dikelolanya hanya berupa satu jenis yakni angkutan umum.

“Kami akan terus menggali potensi. Salah satunya menunggu penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat,” ujarnya. 

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Top