Seluruh Aset Lahan Pemprov Banten Tersertifikasi di 2020

Kamis, 17 Okt 2019 | 16:59 WIB - Berita
Gubernur Banten Wahidin Halim
dibaca normal 1 hari yang lalu

SERANG – Seluruh aset Pemprov Banten berupa lahan sebanyak 896 ditargetkan sudah tersertifikasi seluruhnya pada 2020 mendatang. Sertifikasi dilakukan sebagai bentuk tertib administrasi, khususnya pada tata kelola aset atau barang milik daerah (BMD).

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, sertifikasi lahan memang menjadi salah satu fokusnya. Sebab, berdasarkan hasil pendetaan, masih banyak lahan milik Pemprov Banten yang belum bersertifikasi.

“(Proses sertifikasi) mulai 2017 yaitu pada periode RPJMD (Rencana pembangunan jangka menengah daerah) 2017-2022. Penataan aset tanah Provinsi Banten mulai dilakukan yang diawali dengan pendataan. Insya Allah dapat dituntaskan sertifikasinya pada 2020,” ujarnya.

Mantan Walikota Tangerang dua periode itu menuturkan, jika mengacu pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2018, nilai aset tanah milik Pemprov Banten tercatat senilai Rp8,76 triliun. Besaran nilai tersebut terbagi dalam jumlah bidang sebanyak 896.

“Dari situ selanjutnya dilakukan sertifikasi aset sampai dengan saat ini telah tersertifikasi sebanyak 144 bidang atau 16,07 persen, termasuk lahan KP3B ini,” katanya.

Dengan progres tersebut, kata dia, masih terdapat 752 bidang lahan yang belum tersertifikasi. Pihaknya saat ini sudah menindaklanjutinya dengan melakukan pemetaan untuk dilakukan sertifikasi. Sebagai penguatan, pemprov juga telah berkoordinasi dengan sejumlah intansi lainnya. Mereka adalah KPK, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten dan kabupaten/kota serta Kejaksaan Tinggi Banten.

“Dalam proses balik nama sebanyak 28 bidang, dalam proses koreksi pencatatan dan penyelesaian dengan pihak ketiga sebanyak 16 bidang. Kemudian usulan penerbitan sertifikasi baru sebanyak 708 bidang,” tuturnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, sertifikasi lahan yang rampung pada 2020 menjadi fokusnya. Pihaknya juga secara intens terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“752 bidang lahan yang belum tersertifikasi kami targetkan selesai di 2020. Sertifikasi lahan merupakan langkah kami untuk tertib administrasi dan juga bentuk perlindungan kepada aset milik pemprov,” tuturnya.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Top