Triwulan I 2019, Pendapatan Daerah Capai Rp 2,21 Triliun

Senin, 01 Apr 2019 | 18:27 WIB - Berita
Gubernur Banten Wahidin Halim
dibaca normal 14 jam yang lalu

SERANG – Pemprov Banten mencatat pendapatan daerah hingga triwulan pertama tahun anggaran 2019 telah mencapai 18,73 persen atau senilai 2,21 triliun. Pemprov pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya sehingga program-program yang dicanangkan bisa terealisasi dengan baik.

Kepala Bidang Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Mahdani mengatakan, hingga triwuln pertama pemprov mampu membukukan pendapatan hingga 18,73 persen dari target tahun anggaran 2019 senilai Rp 11,83 triliun.

“Jika dikonversikan ke nominal uang berada di angka 2,21 triliun,” ujarnya usai rapat pimpinan di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (1/4).

Pemegang lima gelar akademik itu menuturkan, pendapatan daerah itu terdiri atas capain pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp 1,4 triliun. Capaian dana perimbangan Rp 814 miliar dan capaan pendapatan daerah lain-lain yang sah senilai Rp 1,56 miliar.

Selain realisasi pendapatan daerah, pada triwulan I tahun anggaran 2019 juga Pemprov Banten mencatat anggaran pada periode yang sama sebesar 8,98 persen atau senilai Rp 1,09 trilin dari total belanja daerah Rp 12,15 triliun.

“Sementara untuk capaian fisik per 25 Maret mencapai 14,51 persen dari target per Maret sebesar 18,77 persen atau terjadi deviasi -4,25 persen,” katanya.

Lebih lanjut dipaparkannya, per 22 Maret sudah ada 175 paket pengadaan barang dan jasa yang masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) dengan nilai Rp 987,49 miliar. Jumlah paket itu terdiri dari konstruksi sebanyak 47 paket atau Rp 677,47 miliar, jasa konsultasi 74 paket atau Rp 147,41 miliar. Lalu pengadaan barang 22 paket atau Rp 122,09 miliar dan jasa lainnya sebanyak 32 paket atau Rp 40,5 miliar.

“Yang sudah selesai dari semua itu ada 27 paket. Untuk tahun ini jumlah pekerjaan konstruksi lebih sedikit karena per paket memiliki nilai yang cukup besar,” ungkapnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada OPD yang belum optimal untuk bisa memperbaiki kinerjanya. Salah satunya adalah dengan lebih meningkatkan realisasi pendapatan.

“Ada kegiatan-kegiatan yang harus kita lebih drong lagi. Penerimaan sudah bagus, pelaksanaan perlu di ditargetkan sampai 30 persen,” tegas pria yang akrab disapa WH ini.

Mantan Walikota Tangerang itu juga menekankan agar proses lelang pekerjaan fisik bisa disegerakan meski saat ini sudah dilakukan secara bertahap. “Tidak bisa sekaligus, LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) nanti overload. Wajar karena ada tahapan-tahapan,” tuturnya.

Reporter: K4
Sample Banner

Populer


Honorer Pemprov Banten Dapat THR
Analisis Jabatan Tentukan Tukin Seluruh PNS Pemprov Banten
2019, Simda BMD Terintegrasi Dengan SIMRAL
Pemprov Banten Segera Lelang Puluhan Kendaraan Dinas
Pemprov Banten Terapkan E-SP2D Online Berbasis Simral
Tukin Tarif Baru Mulai Diberlakukan
Top