Gubernur Banten Dukung Pengusutan Kasus Pengadaan Lahan Samsat Malingping

Gubernur Banten Dukung Pengusutan Kasus Pengadaan Lahan Samsat Malingping
Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku, prihatin dengan timbulnya kasus terkait kasus pengadaan lahan Samsat Malingping yang diduga bermasalah. Meski demikian, dia mendukung langkah pengusutan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. 

"Saya ingin mengatakan sebenarnya bahwa saya prihatin dengan peristiwa tersebut dan mendukung sepenuhnya langkah-langkah Kejaksaan," ujarnya. 

Gubernur menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya pengadaan lahan Samsat Malingping adalah seluas 6.000 meter persegi.

"Atas nama Bapak Haji Ui dengan bukti sertifikat dan akta jual beli. Dibayar per meter Rp500.000, total harga seluruhnya adalah Rp3,35 miliar kurang lebih," katanya. 

Ia menegaskan, terkait kejelasan status tanah yang akan dibebaskan pihaknya telah meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN). Harga tanah diperoleh berdasarkan hasil penilaian appraisal dan pembayaran disalurkan ke rekening atas nama sesuai yang tertera di sertifikat. 

'"Berdasarkan hasil penilaian pemda bahkan sudah dinilai oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) pengadaan tanah termasuk pembayarannya tidak ada masalah," ungkapnya. 

Saat ini, pihaknya akan terus mendalami terkait persoalan tersebut. Pemprov Banten juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan. 

"Paling tidak kita menunggu hasil investigasi dari Kejati Banten," tuturnya. (K4)