Jelang Akhir Kepemimpinan WH-Andika, 2 Proyek Tahun Jamak Terus Dilanjut

Jelang Akhir Kepemimpinan WH-Andika, 2 Proyek Tahun Jamak Terus Dilanjut
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

SERANG – Jelang kepemimpinan WH-Andika tahun 2022 besok, dua paket pekerjaan tahun jamak atau multiyears masih  berlanjut.

Kali ini, Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten kembali menyepakati untuk memperpanjang nota kesepahaman penganggaran tahun jamak hingga dua tahun ke depan. Kesepakatan itu terjalin untuk proyek stadion utama sport center dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten 8 lantai, Selasa (28/9/2021).

Demikian terungkap dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Banten di Sekretariat DPRD Banten, Kota Serang, Selasa 28 September 2021.  Adapun agendanya adalah persetujuan DPRD tentang nota kesepakatan rancangan kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2022. 

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, selain kesepakatan rencana program prioritas untuk tahun anggaran 2022, pada rapat paripurna hari ini juga disepakati perpanjangan nota kesepahaman atau MoU kegiatan tahun jamak.

“Pekerjaan pembangunan stadion utama sport center Provinsi Banten Nomor 056.643.1/MOU.08.Huk/2018 dan Nomor 164/13/DPRD/XI/2018. Itu tentang pelaksanaan kegiatan tahun jamak pekerjaan pembangunan stadion utama sport center Provinsi Banten,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menuturkan, selain sport center juga disepakati pekerjaan tahun jamak untuk penyediaan anggaran pekerjaan RSUD Banten gedung 8 lantai. Rencana itu akan dituangkan dalam tahun anggaran 2022.

“Akan dicantumkan dalam Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang APBD Tahun Anggaran 2022 sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan,” katanya.

Untuk jangka waktu perpanjangan, kata dia, disepakati hingga dua tahun ke depan. Meski demikian, pihaknya memprioritaskan kedua pekerjaan itu sudah bisa selesai dalam setahun atau pada 2022. 

“Perpanjangan bisa satu atau dua tahun, misalnya tenggatnya satu tahun bisa selesai atau dua tahun. Menyesuaikan kondisi karena melihat sisi kekuatan anggaran kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut Andika mengatakan, perpanjangan penganggaran tahun jamak kedua proyek tersebut sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2022. Terlebih untuk RSUD Banten 8 lantai dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“(Anggaran pembangunan RSUD Banten) sekarang (2021) Rp125 (miliar) sisanya di multiyears Rp140 miliar sampai nanti selesai delapan lantai,” tuturnya.  

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti menuturkan, adapun untuk proyek multiyears stadion utama sport center ditargetkan selesai di 2022. Sebab saat ini progress capaian pembangunannya sudah hampir rampung.

“Di 2022 selesai, sport center (di 2022 dianggarkan),"(TM)