Pemprov Banten Tegaskan Komitmen Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Pemprov Banten Tegaskan Komitmen Pindahkan RKUD ke Bank Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG – Pemprov Banten menegaskan komitmennya untuk memindahkan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Jawa Barat dan Banten (bjb) ke Bank Banten. Meski demikian, mereka meminta jaminan tertulis agar dana mereka bisa aman melalui sebuah letter of intent (LoI).
 
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, pada dasarnya pemindahan RKUD adalah sesuatu yang mudah. Secara teori kegiatan itu adalah pemindahan rekening dari satu lembaga perbankan ke lembaga perbankan lainnya.
 
“Pemindahan RKUD berarti pemindahan rekening, satu contoh begitu. Lalu gaji, berarti pemindahan rekening bagi di ASN, termasuk juga pindah utangnya. Fasilitasnya, termasuk penyetorannya. Kalau penerimaan biasanya ke Bank Jabar (bjb-red) ya harus pindah ke rekening (Bank Banten),” ujarnya, Senin (24/5/2021).
 
Mantan Walikota Tangerang dua periode itu menuturkan, secara komitmen pihaknya telah menyatakan kesiapannya untuk pindah RKUD. Meski demikian, pihaknya juga meminta jaminan dari manajemen Bank Banten. Sebab, ada rangkaian ikutan yang perlu menjadi perhatian dalam prosesnya.
 
“Kesiapan Bank Banten dan manajemennya. Makannya kita bikin LoI, letter of intent harus ada. Yang menyatakan bahwa integritas, jangan sampai duit kami hilang lagi. Persoalannya ada (proses) ikutan yang harus dipersiapkan,” katanya.
 
Menurut gubernur, proses pemindahan RKUD bukan pada proses cepat atau tidaknya. Selain perlu memperhatikan rangkaian ikutannya tapi juga perlu ada proses administrasi yang harus dipenuhi.  “Kalau siap, kita sudah siap dengan komitmen tadi tapi ada proses administrasi yang harus terpenuhi,” ungkapnya.
 
Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin menyatakan kesiapannya untuk mengelola RKUD Pemprov Banten. “Bismillah, saya dan manajemen baru sudah punya 4 grand strategy dan 8 quick wins untuk mengelola Bank Banten ke depan mencapai kejayaannya. Pengelolaan RKUD akan dijaga dengan baik sebagai wujud nyata dari LoI tersebut,” ujarnya, Rabu (26/5/2021).
 
Dikatakannya, mengelola RKUD bukan barang baru baginya. Sebab, hal itu sudah pernah dilakoninya saat menjabat sebagai Direktur Utama Bank Kalimantan Selatan. “Akan saya terus tingkatkan keberhasilan saya di sana untuk keberhasilan dan kejayaan Bank Banten,” pungkasnya. (K4)