RSUD Banten Mulai Kembali Layani Pasien Umum

RSUD Banten Mulai Kembali Layani Pasien Umum

SERANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten mulai kembali membuka layanan pasien umum sejak Senin (27/7). Selain pasien umum, rumah sakit milik Pemprov Banten itu juga melayani mereka yang berobat menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Seperti diketahui, RSUD Banten sebelumnya dioperasikan sebagai RS Pusat Rujukan Covid-19 per 25 Maret. Fasilitas kesehatan itu hanya menangani pasien kasus virus korona.

Informasi yang dihimpun dari media sosial (medsos) Instagram RSUD Banten, pelayanan yang kembali dibuka adalah poliklinik rawat jalan. Termasuk untuk pasien umum, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Bagi mereka yang ingin mendapatkan pelayanan diarahkan untuk melakukan pendaftaran secara daring. Pendaftaran daring bisa dilakukan mulai 21 Juli dengan mengakses nomor whatsapp messenger di 087778000127 dan 087778000128.

Waktu pendaftaran dibuka pada Senin hingga Sabtu pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Pendaftaran daring dibuka H-7 sampai dengan H-1 dari hari pelayanan yang diinginkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten AtinPramudji Hastuti mengatakan, pembukaan kembali layanam pasien umum adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Banten.

Adapun layanan yang yang sudah bisa diberikan untuk pasien umum diantaranya operasi, penanganan persalinan hingga cuci darah. Pihaknya juga sudah bisa melayani pasien melalui surat SKTM. Agar tidak terjadi penumpukkan, pihaknya menerapkan pendaftaran secara daring.

"Pendaftaran online agar tidak terjadi penumpukkan pasien rawat jalan dan rawat inap. Lalu juga menggunakan protokol kesehatan baik tenaga kesehatan maupun pasien," ujarnya.

Meski sudah membuka layanan pasien umum, kata dia, RSUD akan tetap melayani kasus Covid-19. Meski demikian, pelayanan akan dilakukan secara terpisah.

"Mereka (pasien kasus Covid-19) dirawat di ruang perawatan gedung baru belakang dan IGD (instalasi gawat darurat) yang terpisah," katanya.

Direktur RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho mengaku setelah dibuka kembali untuk pasien umum beberapa beberapa warga saja yang datang ke RS. “Mungkin karena kebanyakan belum tahu kalau kami sudah menerima pasien umum,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, masyarakat tidak perlu khawatir untuk berobat ke RS yang berada di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani itu lantaran gedung perawatan dengan pasien covid-19 berbeda. Untuk pasien umum, gedung perawatannya berada di depan. "Sedangkan untuk pasien Covid-19 ada di belakang," tuturnya. (K4)