Sumbangan Tukin ASN Pemprov Banten Capai Rp2,5 M

Sumbangan Tukin ASN Pemprov Banten Capai Rp2,5 M
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti

SERANG - Sumbangan tunjangan kinerja (tukin) ASN Pemprov Banten untuk penanganan Covid-19 sudah terkumpul Rp2,5 miliar. Besaran dana terhimpun sejak pencairan untuk kinerja Maret dan sudah terserap sekitar Rp900 juta. 

Seperti diketahui, untuk penanganan Covid-19 pemprov mengambil kebijakan untuk menghimpun dana tambahan. Salah satunya melalui sumbangan ASN yang bersumber dari tukin mulai dari Maret hingga Juni.

Adapun besarannya terdiri atas eselon I 12 persen, eselon II 10 persen, eselon III 8 persen, eselon IV 6 persen, fungsional 4 persen, staf 2,5 persen dan guru 1 persen. Hal yang sama dilakukan oleh gubernur dengan besaran Rp50 juta dan wakil gubernur Rp35 juta. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, sumbangan tukin merupakan inisiatif Gubernur, Banten Wahidin Halim. Kebijakan tersebut adalah bentuk empati para apatur di Pemprov Banten merespon pandemi Covid-19.

"Terkumpul sampai Rp2,5 miliaran. Jadi kita jangan terlalu mengandalkan sumber dari APBD. Ada empati dari ASN, itu disimpan di rekening gugus tugas covid," ujarnya, Senin (6/7).

Ia menuturkan, dana yang terhimpun sepenuhnya digunakan untuk penanganan Covid-19 di Banten. Mulai dari penanganan kuratif hingga bantuan sosial kepada warga atau ASN yang terdampak.

"Kayak kemarin pembagian sembako ke seluruh itu dari situ. Sekarang sudah terpakai pakai Rp900 jutaan," katanya.

Sumbangan tukin ASN jelas sangat membantu Pemprov Banten. Sebab, hingga saat ini pihaknya belum bisa memprediksi dampak lainnya dari pandemi tersebut.

"Kita kan enggak bisa prediksi ke depan krisis ekonomi pasca di triwulan kedua yang menurun itu bisa saja digunakan. Yang terpenting itu seluruhnya untuk covid," tuturnya. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, sumbangan tukin telah disepakati antar organisasi perangkat daerah (OPD). Besaran tunjangan bervariasi tergantung jabatan yang diduduki masing-masing ASN di lingkup Pemprov Banten. 

"Penggunaan nanti terserah di tim gugus tugas itu. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan ke ASN, ini juga untuk menginspirasi pihak lain ikut menyumbang," ujarnya. (K4)