Tukin ASN Pemprov Banten Disumbangkan untuk Lawan Korona

Tukin ASN Pemprov Banten Disumbangkan untuk Lawan Korona

Pemprov Banten berkomitmen untuk secara optimal dalam upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus korona atau Covid-19. Terbaru, pemrov berencana menyumbangkan sebagian tunjangan kinerja (tukin) para ASN-nya untuk Maret yang dibayarkan pada April 2020 ini.
 
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, hingga saat ini rencana tersebut masih dalam pembahasan. Oleh karenannya, belum ada keputusan berapa besaran sumbangan yang akan diambil dari tukin ASN Pemprov Banten. “Masih dalam pembahasan,” ujarnya, Minggu (5/4).

Ia menuturkan, pemprov akan secepatnya memutuskan terkait dengan rencana tersebut. Sebab, tukin Maret yang dicairkan di April ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat. "Kepastian akan disampaikan jika sduah fix," katanya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, perumusan sumbangan tukin untuk penanganan Covid-19 sudah dilakukan. Bahkan, pihaknya juga telah mengajukan draf surat edarannya ke Gubernur Banten Wahidin Halim. 

Soal kabar yang beredar terkait besaran tukin yang akan disumbangkan, mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang itu membantahnya. Meski demikian, dia enggan merinci besaran dan pola yang sebenarnya.  

“Tidak seperti itu polanya. Tunggu saja nanti setelah ditandatangan Pak Gubernur. (Sumbangan tukin) kecuali (bagi ASN) yang terlibat langsung penanganan korona, seperti tenaga kesehatan, BPBD sebagian,” ungkapnya.

Ia menilai, kebijakan tersebut bisa diterima oleh para ASN di lingkup Pemprov Banten. Pasalnya, dari kebijakan kerja dari rumah cenderung ada penghematan yang dilakukan dibanding harus kerja ke kantor masing-masing.

"Sisi lain mereka juga bekerja di rumah tentu kan ada penghematan, ada kinerja yang tidak seperti di kantor," tuturnya. (K4)