BPKAD Provinsi Banten Gelar Apel Perdana Pimpinan Baru Awal Februari 2026
Sumber Gambar : PPID BPKADBANTEN – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten menggelar apel perdana pada awal Februari Tahun 2026 di halaman Kantor BPKAD Provinsi Banten, Senin (2/2/2026).
Apel ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen seluruh pegawai dalam mengawali pelaksanaan tugas dan program kerja Tahun Anggaran 2026 di bawah kepemimpinan baru.
Apel diikuti oleh seluruh pegawai BPKAD Provinsi Banten yang terdiri dari pejabat struktural eselon III dan IV, pejabat fungsional, staf pelaksana PNS, serta pegawai PPPK. Bertindak sebagai pembina apel Kepala BPKAD Provinsi Banten Dr. Mahdani, SE, ST, M.Si., MM, dengan pemimpin apel Hj. Beby Sobariyah, SE, M.Si, Kepala Sub Bidang Perbendaharaan.
Rangkaian apel berlangsung tertib dan khidmat dengan petugas apel dari unsur Perbendaharaan dan Akuntansi (PAk) BPKAD Provinsi Banten. Apel dipandu oleh MC Rina Febriani, S.Kom, pembacaan Pancasila oleh Nurdin Nurdiansyah, SE, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Eman Suherman, SE, serta pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh Mamduch, SE.
Dalam amanatnya, Kepala BPKAD Provinsi Banten Dr. Mahdani menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, memperkenalkan diri secara resmi kepada seluruh jajaran BPKAD sebagai pimpinan baru. Kedua, mengajak seluruh pegawai untuk terus bekerja sama dalam mempertahankan berbagai prestasi yang telah diraih BPKAD, sekaligus meningkatkan capaian yang masih belum optimal. Ketiga, menegaskan komitmen untuk selalu membangun koordinasi yang kuat dengan seluruh bidang. Selain itu, Kepala BPKAD juga menekankan fokus pemanfaatan aset daerah secara optimal sebagai salah satu prioritas utama ke depan.
Kepala BPKAD juga menyampaikan makna penggunaan Pin BerAKHLAK yang dikenakan oleh seluruh ASN. Pin tersebut merupakan simbol komitmen ASN Provinsi Banten dalam mengamalkan nilai-nilai dasar ASN, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk menjauhi praktik gratifikasi serta memperkuat manajemen risiko dalam setiap program dan kegiatan, baik pada aspek penganggaran, akuntansi, maupun pengelolaan barang milik daerah, guna mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Apel perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi dan kinerja BPKAD Provinsi Banten sepanjang Tahun Anggaran 2026.