Cegah Penyebaran Korona, ASN Pemprov Banten Bisa Kerja dari Rumah
Sumber Gambar :SERANG - Aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Banten dimungkinkan untuk bisa bekerja dari rumah selama dua pekan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19. Terkait hal itu, kini Pemprov Banten sedang melakukan kajian penerapannya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan konsep andai kebijakan bekerja dari rumah diterapkan. Dengan demikian, ketika gubernur ingin menerapkannya maka sistemnya sudah siap.
"Kita sudah menyiapkan konsepnya dan ini menindaklanjuti juga arahan Pak Presiden dan Pak MenpanRB (Menteri Pendayagunaan Arapatur Negara dan Reformasi Birokrasi) tentang kerja di rumah. Bukan libur tapi bekerja di rumah," ujarnya di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (16/3).
Ia menuturkan, kebijakan itu tidak berlaku untuk seluruh ASN Pemprov Banten. Pihaknya telah melakukan pemetaan untuk mengelompokkan ASN yang memungkinkan untuk mengikuti kebijakan tersebut.
"Kelompok non pelayanan ada 3.322 orang tersebar di seluruh OPD (organisasi perangkat daerah). Kalau bekerja di rumah, kelompok ini lah yang bekerja di rumah," katanya.
Sementara untuk kelompok guru yang berjumlah 5.903 orang dan ASN di bidang pelayanan seperti pelayanan pajak, rumah sakit, perhubungan dan Satpol PP tetap bekerja seeprti biasanya.
"Guru tetap masuk di sekolah untuk pembelajaran jarak jauh. Pelayanan tak bisa ditinggalkan karena menyangkut layanan publik. Tentu ada protokol khusus berkaitan dengan kesehatan," ungkapnya.
Untuk pengawasan bekerja dari rumah, kata dia, pihaknya juga telah menyiapkan aplikasi sistem informasi aparatur pemerintahan (SIKAP). "Kita sudah punya aplikasi untuk penilaian bekerja namanya SIKAP itu. Jadi walau kerja di rumah kita bisa pantau, bisa arahkan, bisa kendalikan soal kinerjanya masing-masing," tuturnya.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pihaknya senantiasa bersama pemerintah pusat dan kabupaten/kota berkomitmen untuk melakukan pencegahan dan penanganan virus korona. "Kami terus membangun soliditas dan konsolidasi diantara jajaran forum koordinasi pimpinan daerah," ujarnya. (K4)