Lelang Pekerjaan Fisik Ditenggat Maret
Sumber Gambar :SERANG - Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Banten diminta untuk segera memulai proses lelang pengadaan barang dan jasa. Khusus untuk pekerjaan fisik taau konstruksi, OPD diinstruksikan sudah menayangkan lelangnya selambat-lambatnya pada Maret mendatang.
Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan, sedari awal dirinya meminta proses lelang konstruksi sudah dilakukan pada Januari lalu. Meski demikian, dirinya tetap memberikan batas waktu agar semua sudah diproses lelang pada Maret.
“Maret semua harus sudah tayang. Tidak boleh tidak,” ujar pria yang akrab disapa WH ini usai memimpin rapat pimpinan di kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (3/2).
Ia menjelaskan, pelaksanaan lelang lebih awal dilakukan karena dirinya ingin seluruh pekerjaan fisik sudah bisa rampung pada Oktober. Dia meyakini dengan pola kerja tersebut maka akan bisa memercepat program pembangunan di Banten.
“(Lelang) yang paket besar agar didahulukan, kalau akhir-akhir nanti selesainya juga di akhir-akhir,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Mahdani membenarkan, hingga saat ini belum seluruh lelang pekerjaan fisik melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) telah tayang. Meski demikian, sejumlah OPD telah mengusulkan pelaksanaan lelang. Untuk saat ini baru Dinas Kesehatan (Dinkes) yang prosesnya hampir rampung.
"(Dinas) PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) juga sudah mengirim usulan lelang, tapi belum tayang,” ujarnya. (K4)