Optimalisasi Pendapatan Daerah, Pemprov Banten Manfaatkan Aset

Sumber Gambar :

SERANG - Pemprov Banten memberikan perhatian lebih atas keberadaan aset daerah. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menggali sumber pendapatan daerah yang belum optimal. Sebab, saat ini keuangan daerah turut terdampak akibat pandemi Covid-19.   Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pihaknya senantiasa memberikan pelayanan optimal kepada warga Banten. Salah satunya dengan mengoptimalkan pendapatan daerah yang selanjutnya akan digunakan untuk program pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Pandemi Covid-19 cukup berdampak. (Pendapatan daerah) Rp20 miliar per hari menjadi Rp3 miliar per hari. Sehingga perlu ada upaya optimalisasi pendapatan daerah," ujarnya, belum lama ini. 

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menuturkan, untuk menutupi pendapatan daerah yang menurun pemprov bakal mencari sumber pendapatan lainnya. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang sudah tersertifikasi seperti danau. 

"Memberdayakan untuk menjadi pendapatan atau penerimaan. Dalam rangka pemulihan ekonomi sudah saya sarankan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) mencantumkan juga revitalisasi danau-danau yang ada di kita. Kita usahakan untuk kegiatan yang bersifat mendapartkan retribusi ataupun pendapatan," katanya.

Lebih lanjut dipaparkannya, agar lebih optimal pihaknya juga akan melakukan sertifikasi terhadap seluruh asetnya. Dari sekitar 1.022 aset, 329 lebih diantaranya sudah bersertifikat atau 32,19 persen.

"Aset yang belum kita termanfaatkan sedang kita lakukan upaya sertifikasinya. Akan kita kejar tahun ini, semua aset kita sudah disertifikatkan sehingga kita bisa berdayakan menjadi pendapatan daerah," tuturnya. 

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Gembong R Sumedi mengatakan,  saat ini, pendapatan pemprov masih bergantung pada pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Oleh karenanya, perlu ada strategi atau sumber pendapatan baru agar ketergantungan itu bisa hilang.

"Ketika pendapatan di dua sektor itu lesu maka pemprov masih bisa mengandalkan dari pemasukan lainnya," ujarnya. (K4).


Share this Post