Beri Bankeu ke Desa, DPRD Apresiasi Pemprov Banten
Sumber Gambar :SERANG - Komisi V DPRD Provinsi Banten mengapresiasi Pemprov Banten yang mengalokasikan bantuan keuangan (bankeu) kepada pemerintah desa untuk 2021 mendatang. Dana tersebut menunjukkan kepedulian pemprov dalam upaya memajukan desa-desa di provinsi paling barat di Pulau Jawa tersebut.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten M Nizar mengatakan, pihakya bersama Pemprov Banten telah bersepakat untuk fokus membangun desa. Untuk tahun depan, telah dialokasikan bankeu kepada pemerintah desa dan telah masuk dalam rancangan APBD 2021.
"Bantuan ini Rp50 juta kalau kita lihat kuantitasnya besar tapi kalau kita lihat satuannya kecil. Satu desa Rp50 juta, buat apa sih untuk Rp50 juta. Paling tidak itu sudah menjadi itikad baik dari pemprov untuk arah ke pembangunan desa," ujarnya, Jumat (20/11/2020).
Seperti diketahu, bankeu untuk peemrintah desa dari Pemprov Banten telah tercantum dalam rancangan APBD 2021. Alokasinya berada pada pos bantuan keuangan dengan total anggaran Rp61,9 miliar.
Wakil rakyat asal Kota Tangerang itu menuturkan, meski bantuan untuk desa masih terbatas namun organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten harus bisa bersinergi. Menurutnya, untuk membangun desa butuh kebersamaan. Tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) semata.
"Yang paling penting adalah sinergisitas, bagaimana membangun desa dan melibatkan seluruh OPD yang terkait yang bisa me-support terhadap pembangunan desa itu," katanya.
Pembangunan desa, kata dia, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, kesejahteraan di desa menjadi salah stasu indikator kemajuan sebuah provinsi. "Harus kita tingkatkan statusnya bagaimana menjadi desa yang tidak tertinggal lagi, menjadi desa maju dan yang paling top adalah menjadi desa mandiri. Ketika desa ini terbangun maka Banten juga akan menjadi lebih baik," ungkapnya.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Pemprov Banten kembali mengalokasikan belanja bankeu pada APBD tahun anggaran 2021. Adapun besaran yang disiapkan mencapai Rp381,9 miliar. "Memberikan bantuan keuangan bersifat khusus. Peruntukkannya diarahkan dalam rangka mendukung terhadap peningkatan capaian target Pemprov Banten," tuturnya.
Mantan Walikota Tangerang itu memaparkan, alokasi bankeu tersebut akan diberikan kepada delapan kabupaten/kota di Banten dengan besaran Rp320 miliar. Sementara sisanya Rp61,9 miliar diperuntukkan bagi pos alokasi dana desa (ADD) kepada 1.238 desa.
"Ada bankeu kepada desa dengan setiap desa mendapat Rp50 juta. Hal yang sama juga kita lakukan pada tahun anggaran 2020," katanya.(K4)