Sejarah Hari Pers Nasional (HPN)

Sumber Gambar : PPID BPKAD

Perjalanan Panjang Pers Indonesia

Apa itu Hari Pers Nasional (HPN)?

Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946. Peringatan ini lahir dari semangat para tokoh pers untuk mengakui dan menghargai peran pers Indonesia dalam kehidupan nasional.

Penetapan HPN

HPN ditetapkan secara resmi oleh Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

Awal Pers di Nusantara

Keinginan menerbitkan surat kabar di Hindia Belanda sudah muncul sejak lama, namun kerap dihambat oleh VOC.

Akhirnya, pada 7 Agustus 1744, terbit surat kabar pertama bernama Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonnementen.

Pelopor Pers Nasional

Tahun 1907, terbit surat kabar Medan Prijaji di Bandung yang dipelopori oleh Tirto Adhi Soerjo. Media ini dianggap sebagai tonggak pers nasional karena diterbitkan oleh pribumi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Tonggak Penting Pers Indonesia

Sejumlah lembaga pers lahir dan menjadi fondasi kuat dunia jurnalistik Indonesia:

LKBN Antara (1937)

RRI (1945)

PWI (1946)

TVRI (1962)

Makna Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat bahwa pers adalah bagian penting dari perjuangan, demokrasi, dan suara rakyat Indonesia.


Share this Post